1. Karangan
Deskripsi
Karangan Deskripsi
adalah karangan yang isinya melukiskan suatu objek yang dirangkai dengan
kata-kata yang dapat merangsang indra pembaca.
“Sebuah tugu di ujung
Utara pulau Weah Aceh, berdiri tegak setinggi delapan meter. Landasannya, beton
berteratak mirip tangga bersusun lima. Dengan panjang dan lebar sekitar enam
meter. Tentu itu terletak di sebuah semak belukar di bilangan Jaboi, kotamadya
Sabang. Itulah kilometer nol Indonesia. Lagu patriotik dari Sabang sampai
Merauke seakan-akan terngiang-ngiang di telinga. Kita sedang menginjak setapak
tanah di ujung paling Barat Nusantara”.
2. Karangan
Eksposisi
Karangan Eksposisi
adalah paragraf atau karangan yang terkandung sejumlah informasi dan
pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat dan akurat.
“Jatuhnya pesawat
berkapasitas 266 penumpang airbus A300- 600 merupakan peristiwa kedua bagi
American Airlines beberapa detik lepas landas dari bandar udara internasional
O’Hare Chicago, tiba-tiba mesin kiri lepas dari dudukannya. Pilot tidak bisa
mengendalikan pesawat akibat keseimbangan pesawat mendadak berubah dengan
jatuhnya mesin berbobot sekitar 5 ton. Pesawat mendarat dan menghujam tempat
parkir kendaraan 31 detik kemudian dan 271 penumpang plus awak tewas seketika.
Kecelakaan lain menyangkut mesin copot dialami oleh pesawat kargo El-Al milik
flag carier Israel, 4 Oktober 1992. Mesin nomor empat atau yang paling ujung
pada sayap kanan, tiba-tiba lepas akibat dua fuse-pin (baut kedudukan mesin)
lepas. Disusul kemudian oleh mesin nomor tiga. Mendadak kehilangan dua mesin,
pilot tidak dapat mengendalikan pesawat dan menabrak gedung bertingkat di
Amsterdam, Belanda. Empat awak tewas berikut 47 penghuni flat yang ditabrak.”.
3. Karangan
Narasi
Karangan narasi adalah
karangan yang bertujuan untuk menceritakan suatu peristiwa atau kejadian
sehingga pembaca seolah-olah mengalami kejadian tersebut.
“Pada hari jum'at, 6
Februari 2014, terjadi gempa tektonik yang mengguncang Kabupaten Nabire
Provinsi Papua. Guncangan yang susul menyusul hingga enam kali itu terjadi
selama dua jam. Gemba berkekuatan 6,91 skala Richter itu menyebabkan sedikitnya
26 korban tewas, 34 luka berat, dan 66 orang lainnya luka ringan. Guncangan
keras ini menyebabkan tanah longsor dan meretakkan landasan pacu di bandaa
setempat.”.
4. Karangan
Argumentasi
Karangan argumentasi
adalah sebuah Karangan yang gagasan utamanya dikembangkan dengan cara
menjabarkan pendapat, ulasan, bahasan, atau ide pribadi penulisnya.
“Gerakan radikal memang
seharusnya dibumihanguskan oleh pemerintah dari tanah Indonesia, karena tentu
saja gerakan ini akan mengkhawatirkan masyarakat Indonesia.”
5. Karangan
Persuasi
Karangan pesuasi adalah
komunikasi yang digunakan untuk mempemgaruhi dan menyakinkan orang lain.
“Pendidikan adalah hal
yang paling penting di dalam hidup ini ,baik pendidikan formal atau informal.
Dengan pendidikan kita bisa mendapatkan dan menjadi apapun yang kita inginkan.
Pendidikan juga bisa mengarahkan kita ke kehidupan yang lebih baik. Pendidikan
bisa kita raih dengan belajar yang giat baik di sekolah, di rumah maupun di
tempat-tempat lain. Jika kita tidak belajar dengan serius dan giat, tentunya
apa yang kita lakukan hanyalah sia-sia karena tidak ada yang bisa dicapai
dengan perbuatan yang tidak sungguh-sungguh. Akibatnya kita tidak bisa
menggapai citi-cita. Oleh karena itu, marilah belajar dengan giat dan
sungguh-sungguh agar kita dapat mencapai cita-cita.”
No comments:
Post a Comment